Menurut Norton Cybercrime Report 2012 pengguna internet takut akun e-mail dibobol. Hal itu diungkapkan oleh Rita Nurtika, Consumer Sales Manager, Indonesia, Norton by Symantec,

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan kepada 13.018 pengguna internet yang berumur 18 hingga 64 tahun, 27 persen mengaku khawatir e-mail mereka disusupi.

Uniknya, hanya 15 persen responden yang mengaku khawatir jika akun bank mereka dibobol.

Mengapa para pengguna internet lebih khawatir jika akun e-mail mereka dibobol dibandingkan dengan akun bank yang notabene bisa membuat pengguna kehilangan uang?

“E-mail banyak berisi informasi pekerjaan, billing statement, foto pribadi, dan masih banyak lagi. Banyak celah (kejahatan) yang bisa masuk hanya lewat e-mail,” kata Nurtika.

Untuk mencegah kejahatan terjadi di dunia maya, seperti dibobolnya akun e-mail, Norton memiliki beberapa tip mudah. Beberapa di antaranya adalah:

1. Ciptakan password yang kompleks.

Jangan gunakan nama atau tanggal lahir sebagai password. Sebaiknya gunakan password dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol. Ganti juga password secara berkala. Hal tersebut berlaku untuk semua jenis akun, baik itu e-mail, maupun media sosial.

2. Terus cek data kartu kredit dan data bank secara reguler.

Saat ini, data transaksi bank banyak dikirimkan melalui e-mail. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda melakukan pengecekan transaksi secara berkala.

 

Hal ini dilakukan agar Anda bisa dengan cepat mengetahui apabila ada hal transaksi yang tidak wajar. Jika Anda menggunakan kartu kredit, Anda bisa langsung menghubungi pihak bank dan melakukan pemblokiran.

Anda pun bisa mengajukan komplain ke pihak bank agar transaksi tersebut bisa dibatalkan.  

3. Jangan sembarangan mengklik link.

Saat ini, banyak link yang dapat mengarahkan Anda ke situs phising. Situs tersebut sangat mirip dengan situs aslinya. Bedanya terletak di alamat situs. Sebagai contoh, terdapat situs dengan nama http://www.faceb00k.com. Situs semacam ini digunakan untuk mencuri username dan password dari korbannya.

Jika Anda mendapatkan e-mail berisi link dari orang yang mencurigakan, sebaiknya Anda segera menghapus e-mail tersebut.

4. Up-date terus antivirus Anda.

Antivirus saat ini tidak hanya berfungsi sebagai penghalau dan pembunuh program-program berbahaya. Antivirus juga dapat digunakan untuk melindungi Anda dalam kegiatan berinternet. Antivirus dapat memberitahukan apakah sebuah link dan situs berbahaya atau tidak.